Tema 7 Subtema 3: IPA 3.3 dan SBdP 3.4




Perhatikan gambar karya-karya seni rupa yang kreatif berikut ini.





Karya montase, kolase, aplikasi, dan mozaik merupakan karya seni rupa. 


Keempat jenis karya tersebut dibuat dengan teknik tempel. Bahan-bahan yang ditempelkan beragam.


Montase dibuat dengan menempelkan gambar-gambar yang sudah jadi. Gambar-gambar itu dapat diambil dari majalah bekas, surat kabar, atau media lainnya. Gambar-gambar itu kemudian disusun ulang membentuk gambar adegan baru sesuai yang kita inginkan.


Karya kolase dibuat menggunakan paduan aneka bahan (misalnya kertas, kain, kayu). Aneka bahan itu ditempelkan pada permukaan gambar.


Mozaik dibuat dengan menempelkan potongan-potongan bahan. Dibandingkan kolase, potongan-potongan bahan yang ditempelkan lebih kecil. Bahan yang digunakan sejenis, misalnya kertas saja, kaca saja, atau keramik saja. Namun, supaya lebih menarik, digunakan macam-macam warna.


Karya aplikasi dibuat dengan menempelkan suatu bentuk dari bahan tertentu. Karya aplikasi banyak diterapkan pada kerajinan kain.


Cara membuat karya kolase:

1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.

2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.

3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.

4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.


Cara membuat karya mozaik:

1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.

2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.

3. Potong-potong kertas atau kain menjadi potongan kecil-kecil.

4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.


Cara membuat karya aplikasi:

1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).

2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.

3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.

4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.


Karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik menggunakan aneka bahan. Bahan yang dapat digunakan, misalnya kertas, biji-bijian, bulu binatang, kain, kaca, atau keramik. Setiap jenis bahan akan menghasilkan tampilan berbeda. Tekstur karya juga berbeda. Ada yang bertekstur halus. Sebaliknya, ada pula yang bertekstur kasar. Secara umum, ada dua macam tekstur permukaan benda yaitu kasar dan halus. Setiap jenis tekstur memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung peruntukannya. Kaca yang bertekstur halus bermanfaat supaya dapat memantulkan cahaya lebih baik. Sebaliknya, ban kendaraan bertekstur kasar.


Semakin licin permukaan suatu benda, semakin sulit benda tersebut untuk dipegang. Sebaliknya, benda mempunyai permukaan kasar semakin mudah untuk dipegang.


Kekasaran dan kelicinan permukaan benda mempengaruhi nilai gaya gesek yang dihasilkan. Gaya gesek adalah gaya berlawanan arah yang dihasilkan oleh satu benda ke benda lain dipengaruhi oleh permukaan benda. Contoh gaya gesek misalnya gaya gesek antara telapak tangan dengan benda yang dipegang atau gaya gesek antara telapak kaki dengan lantai saat kita melangkah.


Selain gaya gesek, pada kesempatan kali ini kita juga akan mempelajari gaya magnet dan gaya gravitasi.


Perhatikan penjelasan berikut ini.


Sebuah magnet mempunyai dua ujung berlawanan. Ujung magnet biasa disebut kutub. Dua kutub magnet yang berlawanan itu disebut kutub utara (U) dan kutub selatan (S).


Jika dua buah magnet didekatkan pada kutub yang sama, kedua magnet akan tolak menolak. Sebaliknya, jika dua buah magnet didekatkan pada akutub yang berbeda, kedua magnet tersebut akan tarik menarik.



Interaksi dua buah magnet (misalnya dengan didekatkan) akan menimbulkan gaya. Gaya itu disebut gaya magnet. Jadi, gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan ketika dua magnet atau lebih saling berinteraksi.


Gaya magnet dapat dimanfaatkan, misalnya dalam pembuatan kompas. Kompas adalah alat penunjuk arah utara dan selatan. Pada kompas terpasang sebuah magnet berbentuk jarum. Jika diletakkan mendatar, jarum kompas akan selalu menunjuk arah utara dan selatan.



Kamu telah mengetahui bahwa jarum kompas selalu menunjuk arah utara selatan. Kini, bagaimana arah benda jika dijatuhkan dari ketinggian tertentu?

Perhatikan uraian berikut ini.






Uang logam yang dilempar kuat-kuat ke atas akan kembali ke bumi. Bayangkan jika uang itu tidak kembali lagi ke bumi dan terus terbang jauh ke angkasa. Kamu akan kehilangan uang logam itu.


Mengapa uang logam itu jatuh kembali lagi ke bumi? Uang logam dan benda apa pun yang kamu lemparkan ke atas akan kembali lagi ke bumi karena adanya gaya gravitasi. Gaya gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik yang dihasilkan oleh bumi. Gaya gravitasi ini akan menyebabkan semua benda yang berada di permukaan bumi selalu

tertarik menuju bumi.


Jika tidak ada gaya gravitasi, semua benda yang kamu lemparkan ke atas dapat dengan mudah hilang karena melayang di angkasa. Bahkan, diri kamu sendiri dapat terbang dan sulit untuk kembali ke rumah. Oleh karena itu, gaya gravitasi sangat bermanfaat karena dapat menahan benda-benda agar tetap berada di bumi.


Contoh peristiwa sehari-hari menunjukkan gaya gravitasi adalah jatuhnya buah yang sudah matang dari dahan pohon ke tanah.




Kerjakan soal di bawah ini!


Soal No.1

Perhatikanlah gambar berikut!

Andi ditugaskan oleh Ibu Guru untuk menjelaskan sifat-sifat dari benda di atas. Andi seharusnya menjawab bahwa benda tersebut dapat….

A. menarik kaca

B. memiliki satu kutub

C. menembus benda tertentu

D. memantulkan cahaya

 

Soal No.2

Andi berada di gedung lantai dua sekolahnya. Dia kemudian menjatuhkan penggaris plastik dan bola kasti secara bersamaan. Ternyata bola kasti yang lebih dahulu menyentuh tanah. Peristiwa tersebut disebabkan karena….

A. bola kasti lebih besar

B. penggaris lebih lebar

C. berat bola kasti lebih besar

D. gaya gravitasi penggaris kecil

 

Soal No.3

Perhatikanlah gambar berikut!


Alas sepatu pada gambar di atas dibuat bergerigi dan tidak rata agar….

A. melindungi bagian dalam sepatu

B. memperbesar gaya gesek

C. memperkecil gaya gesek

D. mempercepat lari

 

 

Soal No.4

Berikut ini contoh dari penerapan gaya gesek yang menguntungkan dalam kehidupan sehari-hari….

A. gaya gesek pada sandal yang terbuat dari karet

B. gaya gesek antara bagian-bagian mesin mobil

C. gaya gesek gir roda dengan rantai sepeda

D. gaya gesek pada ban mobil secara terus-menerus

 

Soal No.5

Berikut ini bahan pembuatan karya montase yaitu….

A. daun

B. batang

C. majalah

D. tali

 

Soal No.6

Perhatikanlah gambar berikut ini!


Gambar di atas termasuk contoh karya seni tempel jenis….

A. aplikasi

B. montase

C. kolase

D. mozaik

 

Soal No.7

Bahan berikut yang diperlukan untuk membuat kolase yaitu….

A. daun kering

B. batang tumbuhan

C. majalah

D. kaca

 

Soal No.8

Perhatikanlah gambar berikut ini!


Gambar di atas termasuk contoh karya seni tempel jenis….

A. aplikasi

B. kolase

C. mozaik

D. montase


No comments:

Post a Comment